Wacana Muktamar Luar Biasa PKB Makin Ganggu Cak Imin

Senin, 26/04/2021 17:47 WIB
Ketua Umum PKB, Muhaimin Iskandar. (Foto: Istimewa).

Ketua Umum PKB, Muhaimin Iskandar. (Foto: Istimewa).

[INTRO]
Gerakan reformasi PKB yang mengarah pada Muktamar Luar Biasa (MLB) membuat Muhaimin Iskandar atau Cak Imin makin ketat ketir. Pengamat Politik Ujang Komarudin mengatakan kondisi ini akan membuat Ketua Umum PKB itu berupaya meredam gejolak internal partainya dengan berbagai cara.
 
"Muhaimin sangat takut kehilang jabatan ketum PKB. Sebab, jika hal itu yang terjadi, maka akan habislah karir politik sekaligus lenyap semua mimpi Cak Imin sebagai calon Presiden," kata Ujang kepada wartawan di Jakarta, Senin (26/4/2021).
 
Direktur Indonesia Political Review (IPR) ini menerangkan, tanpa jabatan Ketua umum PKB, kekuatan Cak Imin secara otomatis akan melemah. Dampaknya, kata dia, banyak pihak nantinya yang bakal mengungkit dan mengusut dugaan kasus-kasus korupsinya.
 
"Inilah yang sangat dicemaskan Cak Imin," ujarnya.
 
Ujang menduga kubu Gus Dur di internal PKB yang kecewa dengan kepemimpinan dan sikap Muhaimin Iskandar terus  memompa gerakan MLB. Kubu Gus Dur ini dinilai masih memendam rasa kecewaan tersebut kepemimpinan Gus Dur yang dikudeta Cak Imin dulu.
 
Sementara itu, hasil investigasi wartawan ke sejumlah DPC dan DPW PKB yang bersemangat menggelar MLB PKB diduga kuat dimotori oleh kelompok Mahfud MD, yakni Mabroer MS yang ditengarai terus bergerilya melakukan konsolidasi secara masif. 
 
Sumber ini menyebutkan kekuatan para pengusung MLB ini dari waktu ke waktu terus mengalami peningkatan dan bahkan sudah menyentuh kekuatan PKB di ujung Barat seperti Aceh hingga ujung Timur Indonesia, Papua. 
 
Hanya saja, wartawan masih sulit mengonfirmasi Mabroer MS yang notabene mantan Wakil Sekjen DPP PKB guna memberikan klarifikasinya terkait MLB PKB.
 
Beberapa kali Mabroer yang juga dikenal sebagai ketua Komisi Infokom di MUI Pusat  itu masih sulit dikonfirmasi. Pesan yang dikirimkan ke telepon selulernya juga belum direspons. Namun, saat dikirim pesan melalui aplikasi WhatsApp, dia hanya menjawab singkat. "Maaf saya masih rapat di MUI, nanti saja ya," ucapnya.
 
Saat ditanya bahwa dirinya dituding sebagai biang kerok MLB, Mabroer enggan menanggapi secara detail dan mengaku tak mau berpolemik soal itu. "Biarkan saja, orang mau ngomong apa saja. Saya sih positif thinking saja. Semua  tudingan itu justru saya anggap sebagai doa dan dukungan untuk melihat PKB ke depan yang lebih baik," katanya.

(Muhammad Rio Alfin\Editor)

Share:




Berita Terkait

Komentar