Ada 2 Partai Besar yang Siap Dukung Anies di Pilpres 2024

Selasa, 13/04/2021 21:09 WIB
Ada 2 partai besar yang siap dukung  Anies Baswedan di Pilpres 2024 (Qerja.com)

Ada 2 partai besar yang siap dukung Anies Baswedan di Pilpres 2024 (Qerja.com)

law-justice.co - Nama Anies Baswedan selalu bersaing dengan sejumlah nama lainnya untuk menjadi Capres pada Pilpres 2024. Kini langkah Gubernur DKI Jakarta itu ke kursi nomor satu di Indonesia itu bakal mulus karena disebut akan didukung oleh du aprtai besar, yakni Partai NasDem dan Partai Keadilan Sejahtera (PKS).

"Namun, kekurangan Anies ini sepertinya sedikit diredakan oleh peluang Anies Baswedan yang akan diusung PKS dan Partai NasDem," kata pengamat politik Zainul Abidin Sukrin Zainul, Selasa (13/4/2021).

Direktur Eksekutif Politika Institute itu kemudian mengurai tanda-tanda kedua partai tersebut berpeluang besar mengusung Anies Baswedan sebagai capres di Pilpres 2024. Pertama, peluang akan diusung oleh PKS ditandai dengan sikap elite-elite serta kebijakan PKS yang mendukung Anies sebagai calon gubernur di Pilkada DKI Jakarta tahun 2017 lalu.

Selain itu, ketika mantan menteri pendidikan dan kebudayaan itu menjadi gubernur, segala kebijakannya didukung penuh oleh elite partai maupun PKS secara organisasi politik.

"Contoh yang terkini, ketika Anies Baswedan ingin menjual saham bir milik Pemprov DKI Jakarta, PKS melalui fungsionaris partainya Mardani Ali Sera pasang badan mendukung dan membela Anies," ucapnya.

Menurut Zainul, Mardani juga mengungkit beberapa surat yang dilayangkan oleh Anies ke DPRD DKI Jakarta untuk meminta persetujuan penjualan saham minuman keras tersebut. "Jadi indikasi atau kecenderungan PKS mendukung Anies Baswedan di Pilpres 2024, karena ada konsistensi PKS. Baik sejak mengusung, mendukung, hingga pasang badan segala langkah dan kebijakan Anies Baswedan di DKI Jakarta," ucapnya.

Sementara itu terkait kemungkinan dukungan dari Partai NasDem, Zainul menyebut Anies memiliki geneologi sejarah dan politik dengan partai tersebut. Anies merupakan salah satu deklarator, ketika Nasdem masih menjadi organisasi masyarakat (ormas).

"Artinya, Anies Baswedan memiliki peran serta tercatat dalam sejarah politik Partai NasDem pada fase pembuahan politik," katanya.

Indikasi lain, Ketua Umum Partai NasDem Surya Paloh pernah menemui Anies pada Juli 2019 lalu. Zainul mengakui, pertemuan tersebut terlalu dini bila dilihat sebagai dukungan politik untuk Pilpres 2024.

"Kendati demikian, dukungan Surya Paloh dan geneologi sejarah dan politik Anies Baswedan dengan Partai NasDem sekaligus dapat dikategorikan juga sebagai kecenderungan adanya tanda dukungan," tuturnya.

Zainul menegaskan, tanda atau kecenderungan tersebut akan menjadi nyata bila Anies Baswedan dapat merawat elektabilitasnya. Karena Partai NasDem cukup pragmatis dalam melihat popularitas figur.

 

(Gisella Putri\Editor)

Share:



Berita Terkait

Komentar