Marah Dengan Rasisme di AS, Manny Pacquiao: Lawan Saya Saja!

Kamis, 08/04/2021 19:26 WIB
Petinju legendaris dunia yang juga senator Filipina, Manny Pacquiao. (sportsnet)

Petinju legendaris dunia yang juga senator Filipina, Manny Pacquiao. (sportsnet)

law-justice.co - Legenda tinju dunia asal Filipina Manny Pacquiao marah dengan maraknya tindakan rasisme terhadap orang Asia di Amerika Serikat. Dia menantang pelaku rasisme untuk melawan dirinya ketimbang menyerang orang yang tidak bisa melawan.

Manny Pacquiao akhirnya angkat bicara menentang rasisme dan diskriminasi anti-Asia dengan gelombang kejahatan yang terjadi di AS. Juara dunia 12 kali itu menantang mereka yang terlibat dalam tindakan kekerasan rasisme untuk melawannya.

"Berhentilah menyerang orang Asia yang tidak bisa membela diri. Lawan aku sebagai gantinya," kata Pacquiao di media sosial.

Serangan tembakan Robert Aaron Long terhadap tiga panti pijat Atlanta telah menewaskan delapan orang, enam di antaranya adalah wanita Asia. Aaron sendiri membantah bahwa ada motif rasial dalam insiden tersebut.

Namun seiring dengan maraknya kejadian lainnya di Negeri Paman Sam, para tokoh menilai bahwa memang terjadi rasisme di sana. Baru-baru ini di Queens, New York, seorang pria menyebut wanita Asia-Amerika sebagai `virus China` dan meludahi putranya.

"Kami memiliki satu warna dalam Darah kami! Berhenti membeda-bedakan. CINTA DAN DAMAI UNTUK SEMUA ORANG!!" ujar Pacquiao.

Bersama Pacquiao, sejumlah bintang olahraga lainnya termasuk LeBron James, Chiney Ogwumike, Naomi Osaka, Jeremy Lin, Dwyane Wade dan Trae Young , mengecam gelombang kebencian ini.

(Januardi Husin\Editor)

Share:



Berita Terkait

Komentar