Kontes Jadi Kacau, Mahkota Direbut Saat Pemilihan Mrs World Sri Langka

Rabu, 07/04/2021 14:03 WIB
Insiden Mahkota Direbut di Pemilihan Mrs World Sri Langka (Poeple)

Insiden Mahkota Direbut di Pemilihan Mrs World Sri Langka (Poeple)

law-justice.co - Pengumuman pemenang Mrs World Sri Lanka berlangsung kacau dengan insiden rebutan mahkota di atas panggung. Aksi memalukan itu terjadi saat siarang langsung di salah satu stasiun TV.

Menyadur People Rabu (7/4/2021), semua ini bermula isu yang mengatakan bahwa pemenang Mrs. World, Pushpika De Silva adalah seorang janda yang artinya melanggar aturan kontes kecantikan.

Pemenang kontes tahun lalu, Caroline Jurie yang bertugas memasang mahkota di kepala pemenang sepertinya terhasut isu `cerai` yang belum terkonfirmasi.

Jurie sebelumnya sudah menyerahkan mahkota kepada De Silva lalu kembali naik ke atas panggung dan merampas simbol kemenangan itu darinya. Dengan yakin, Jurie menyerah mahkota pada Runner Up.

"Ada aturan bahwa Anda harus menikah dan tidak bercerai, jadi saya mengambil langkah pertama untuk mengatakan bahwa mahkota pergi ke runner-up pertama," kata Jurie kepada hadirin.

De Silva yang mahkotanya direbut secara paksa tak melakukan perlawanan. Ia cukup tenang dan membiarkan segalanya terjadi. Begitu mahkota itu dicabut, ia lantas pergi ke belakang panggung.

Namun dalam unggahan di Facebook, ia mengungkapkan bahwa itu `melukai tengkorak saya` ketika Jurie merebut mahkotanya.

"Saat saya menulis ini, saya dengan bertanggung jawab mengatakan bahwa saya bukan wanita yang bercerai. Jika saya bercerai, saya menantang mereka untuk menyerahkan surat cerai saya."

"Jadi, meskipun mahkota simbolis itu telah direnggut dari kepala saya, saya ingin memberi tahu Anda bahwa saya telah mengambil tindakan hukum atas penghinaan yang telah terjadi," lanjut De Silva.

Ia menyebut bahwa "Ratu yang nyata tak akan merebut mahkota wanita lain, tapi wanita yang diam-diam menetapkan mahkota wanita lain !!"

"Saya tidak membenci siapa pun dan saya memaafkan mereka yang melakukannya kepada saya pada saat itu," tulisnya dalam bahasa Sinhala. "Tidak ada yang bisa dimenangkan dengan kebencian."

Sementara itu, direktur nasional Mrs. World Sri Lanka, Chandimal Jayasinghe mengatakan pada BBC bahwa mahkota De Silva akan dikembalikan kepadanya.

"Kami kecewa. Sangat memalukan bagaimana Caroline Jurie berperilaku di atas panggung dan organisasi Mrs. World telah memulai penyelidikan tentang masalah tersebut."

 

(Devi Puspitasari\Editor)

Share:



Berita Terkait

Komentar