Densus 88 Berhasil Meringkus Otak dan Perakit Bom Gereja Makassar

Kamis, 01/04/2021 20:34 WIB
Karopenmas Div Humas Polri Brigjen Rusdi Hartono (Pikiran Rakyat)

Karopenmas Div Humas Polri Brigjen Rusdi Hartono (Pikiran Rakyat)

law-justice.co - Pasca peristiwa bom bunuh diri di Gereja Katedral, Makassar, Sulawesi Selatan, tim Detasemen Khusus (Densus) 88 Anti Teror telah berhasil menangkap 18 orang terduga teroris yang terkait langsung dengan peristiwa itu.

Salah satunya adalah laki-laki berinisial W yang merupakan otak pembuat bom.

"Sudah (diamankan) 18. Dan salah satu otak pembuat bom yang digunakan untuk meledakkan, saudara W," kata Karo Penmas Divisi Humas Polri, Brigjen Rusdi Hartono di Mabes Polri, Jakarta, Kamis (1/4).

Kesemua yang ditagkap ini, kata Rusdi merupakan para terduga teroris yang mengikuti kajian "Villa Mutiara" yang merupakan
bagian dari jaringan Jamaah Ansharut Daulah (JAD) Makassar.

"Khususnya ini kelompok Villa Mutiara," ucap Rusdi.

Rusdi mengatakan, polisi terus mengembangkan kasus pengeboman bunuh diri di Makassar tersebut. Ia menegaskan, polisi berupaya untuk menuntaskan kelompok teroris "Villa Mutiara"

(Ade Irmansyah\Editor)

Share:




Berita Terkait

Komentar