Amien Rais Curiga Jokowi Ingin 3 Periode, Ngabalin: karena Sudah Uzur

Minggu, 14/03/2021 07:01 WIB
Ali Mochtar Ngabalin minta Amien Rais tak curiga Presiden Jokowi ingi menjabat selama tiga periode (jatimnow)

Ali Mochtar Ngabalin minta Amien Rais tak curiga Presiden Jokowi ingi menjabat selama tiga periode (jatimnow)

law-justice.co - Pernyataan Pendiri Partai Ummat, Amien Rais yang mencurigai Presiden Joko Widodo atau Jokowi ingin menjabat selama tiga periode sebagai presiden direspon oleh Ali Mochtar Ngabalin. Dia memaklumi apa yang disampaikan Amien Rais karena usianya yang sudah uzur, tetapi dia juga meminta agar tidak mencurigai Jokowi.

Amien rais menduga Jokowi akan meminta kepada Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR) untuk menggelar sidang istimewa. Amien mengatakan sidang istimewa itu diduga akan ada usul pasal mengenai masa jabatan presiden 3 periode.

Pernyataan itu disampaikan Amien Rais melalui YouTube Channel Amien Rais Official yang diunggah pukul 20.00 WIB, Sabtu (13/3/2021). Mulanya, Amien mengatakan rezim Jokowi ingin menguasai seluruh lembaga tinggi yang ada di Indonesia.

"Kemudian yang lebih penting lagi, yang paling berbahaya adalah ada yang betul-betul luar biasa skenario dan back-up politik serta keuangannya itu supaya nanti presiden kita Pak Jokowi bisa mencengkram semua lembaga tinggi negara, terutama DPR, MPR, dan DPD. Tapi juga lembaga tinggi negara lain, kemudian juga bisa melibatkan TNI dan Polri untuk diajak main politik sesuai dengan selera rezim," ujar Amien.

Amien kemudian menyebut setelah lembaga negara itu bisa dikuasai, Jokowi akan meminta kepada MPR untuk menggelar sidang istimewa. Salah satu agenda sidang istimewa itu untuk memasukan pasal masa jabatan presiden hingga tiga periode.

"Jadi sekarang ada semacam publik opini, yang mula-mula samar-samar tapi sekarang makin jelas ke arah mana rezim Jokowi. Jadi mereka akan mengambil langkah pertama meminta sidang istimewa MPR, yang mungkin satu, dua pasal yang katanya perlu diperbaiki yang mana saya juga tidak tahu, tapi kemudian nanti akan ditawarkan baru yang kemudian memberikan hak presidennya itu bisa dipilih tiga kali, nah kalau ini betul-betul keinginan mereka, maka saya kira kita bisa segera mengatakan ya innalillahi wa inna ilaihi rajiun," ucapnya.

"Jadi semua sudah ada tahapan, it`s now or never tomorrow will be to late, " tambah Amien.

Menanggapi hal itu, Tenaga Ahli Utama Kantor Staf Presiden (KSP) Ali Mochtar Ngabalin mengenai isu masa jabatan presiden tiga periode itu sudah pernah dibantah oleh Jokowi. Ngabalin merasa heran mengapa Amien Rais tidak mengetahui hal itu.

"Yang saya mau tekankan begini, apakah Pak Amien Rais itu karena sudah uzur sehingga tidak pernah mendengar pernyataan resmi dari presiden, kan presiden itu pernah menyebutkan meskipun Pak Jokowi tidak mau menyebutkan siapa orangnya tapi presiden tahu bahwa ada orang ingin mencari muka yang beliau menganggap ingin menjerumuskan presiden," kata Ngabalin.

"Jangan ber-suudzon dengan berprasangka buruk, itu karena sudah uzur, sudah usia bertumpuk-tumpuk dosa lagi, berprasangka buruk pada Jokowi, masa Pak Amien Rais menyebutkan nanti ada sidang MPR nanti ini, nanti itu, udah pikirkan saja partai itu supaya kuat," tutupnya.

(Gisella Putri\Editor)

Share:




Berita Terkait

Komentar