Jangan Demokrat, Moeldoko Diminta Dirikan `Partai Buzzer Indonesia`

Selasa, 09/03/2021 06:07 WIB
Viral Foto Jokowi,Moeldoko & Abu Janda cs, Buzzer Binaan Disebut Nyata. (Twitter).

Viral Foto Jokowi,Moeldoko & Abu Janda cs, Buzzer Binaan Disebut Nyata. (Twitter).

law-justice.co - Tokoh Papua, Christ Wamea, ikut melontarkan kritikan pedas pasca Moeldoko terpilih sebagai Ketua Umum Partai Demokrat versi Kongres Luar Biasa (KLB) di Deli Serdang, Sumatera Utara.

Bukan mendukung, Christ memberikan saran ke Kepala Kantor Staf Kepresidenan (KSP) itu jika ingin maju bersaing di Pemilu 2024 mendatang.

“Pak Moeldoko buat saja partai baru “Partai Buzzer Indonesia” lalu bersaing di pemilu 2024. Udh punya anggota buzzer ribuan pasti menang pemilu,” kata Christ dikutip di akun Twitternya, Senin (8/3/2021).

Sebelumnya, Christ Wamea juga menyinggung bahwa seseorang yang berencana menjadi calon Presiden (Capres) membegal partai secara tidak beradab.

“Baru mau rencana capres saja sudah begal partai orang dengan tidak beradab,” ujarnya di Twitter @PutraWadapi, Minggu (7/3/2021)

Ia juga mengatakan bahwa seandainya sudah menjadi Presiden menurutnya rakyat yang cerita mimpi saja bisa dipenjara.

“Apalagi kalau sudah jadi Presiden rakyat cuma cerita mimpi saja bisa dimasukkan dalam penjara,” lanjut dia.

Tidak kali ini saja, sejak KLB Demokrat ini bergulir, Christ Wamea kerap melontarkan kritik terkait keterlibatan Kepala Kantor Staf Kepresidenan (KSP) Moeldoko dalam kisruh yang terjadi di tubuh Demokrat.

Bahkan, ia mendesak agar Presiden Joko Widodo (Jokowi) untuk memberhentikan Moeldoko agar tidak dianggap menjadi bagian yang merestui tindakan Moeldoko tersebut.

“Supaya tidak dikenang restui sabotase Demokrat, Jokowi segera copot Moeldoko,” pungkasnya.

 

(Annisa\Editor)

Share:



Berita Terkait

Komentar