Terbongkar! Demi Rusak Reputasi Messi, Barcelona Habiskan Dana Rp16 M

Selasa, 02/03/2021 22:41 WIB
Barcelona habiskan Rp16 miliar untuk hancurkan reputasi Lionel Messi (tempo)

Barcelona habiskan Rp16 miliar untuk hancurkan reputasi Lionel Messi (tempo)

law-justice.co - Penyebab konflik internal yang sempat melanda beberapa waktu lalu, perlahan-lahan mulai terungkap. Hal itu dibongkar oleh media Spanyol, dimana kepemimpinan Presiden Josep Maria Bartomeu menghabiskan dana sebesar Rp16 miliar untuk menghancurkan reputasi Lionel Messi melalui media sosial.

Barcelona sedang jadi pusat perbincangan setelah kantor mereka digerebek oleh kesatuan polisi Catalonia, Mossos d’Esquadra. Penggerebekan yang berlangsung pada Senin (1/3/2021) tersebut berkaitan dengan skandal di manajemen Barca.

Saat Josep Maria Bartomeu masih menjabat sebagai presiden, Barcelona diduga mengontrak sejumlah perusahaan untuk melaksanakan kampanye hitam media sosial. Tujuannya untuk menjelek-jelekkan orang yang tidak sepaham dengan Bartomeu, dua di antara korbannya adalah Lionel Messi dan Gerard Pique.

I3 Ventures SL jadi salah satu perusahaan yang digandeng Barcelona.

Lalu berapa ongkos dari Barcelona untuk berkampanye lewat media sosial?

Dilansir dari AS, total biaya yang dihabiskan Blaugrana untuk menggunakan jasa I3 Ventures SL adalah 980 ribu euro atau Rp16,8 Miliar. Bartomeu pernah mengakui bahwa Barcelona memang memakai servis I3 Ventures SL untuk meningkatkan popularitas klub di sosial media.

Namun, dia menyangkal bahwa perusahaan tersebut direkrut buat merusak reputasi individu tertentu. Nyatanya, kabar yang diembuskan sejumlah media Spanyol mengklaim bahwa I3 Ventures SL terlibat dalam penyerang terhadap beberapa figur penting Barcelona lewat media sosial.

Menyusul penggerebekan kantor Barcelona, Bartomeu turut dibekuk pihak kepolisian bersama Oscar Grau (CEO Barcelona) dan Roman Gomez Ponti (kepala bagian legal). Mereka bertiga ditahan atas tuduhan korupsi, pencucian uang, dan kampanye ilegal.

Bartomeu sendiri sudah mengundurkan diri dari jabatannya sejak Oktober 2020 setelah enam tahun berkuasa. Pria berumur 58 tahun itu mendapat banyak tekanan sehingga membuatnya terpaksa lengser, tak terkecuali dari pemain.

Salah satu sosok yang berseberangan dengan sang mantan bos adalah Messi. Bahkan Messi blak-blakan menyebut Barcelona era Bartomeu merupakan sebuah bencana.

Selepas kepergian Bartomeu, Barcelona bakal mempunyai presiden baru setelah melakukan pemilihan pada 7 Maret 2021. Tiga nama yang bersaing memperebutkan posisi orang nomor satu di raksasa Catalunya adalah Joan Laporta, Victor Font, dan Toni Freixa.

 

(Gisella Putri\Editor)

Share:



Berita Terkait

Komentar