Sempat Izinkan Libur Panjang, Luhut Minta Maaf

Kamis, 25/02/2021 14:47 WIB
Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi, Luhut Binsar Pandjaitan minta maaf soal libur panjang (ist)

Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi, Luhut Binsar Pandjaitan minta maaf soal libur panjang (ist)

Jakarta, law-justice.co - Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan menyampikan permohonan maaf kepada masyarakat Indonesia. Pasalnya, pemerintah sempat memberikan beberapa kali libur panjang yang diiringi kenaikan angka positif Covid-19.

Luhut mengaku, ada kesalahan dari kebijakan yang telah dibuat tersebut. Belajar dari hal itu, Pemerintah pun memutuskan untuk memotong cuti bersama yang sebelum 7 hari mnejadi 2 hari saja.

"Jadi belajar dari setahun mampu bisa fine tuning. Makanya kita nggak mau lagi ada libur panjang lagi. Pengalaman kita tahun lalu begitu libur panjang, pasti naik angkanya. Kita jangan libur. Kemarin kita maaf ya libur Imlek. Saya kira seluruh dunia melakukan hal itu," katanya, Kamis (25/2/2021).

Luhut yang juga sebagai Wakil Ketua Komite Penanganan Covid-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional percaya, Indonesia bisa menekan laju Covid-19. Menurut dia, angka bicara soal target pemerintah untuk menciptakan herd immunity atau kekebalan komunal dalam 1-2 tahun mendatang.

Target pemerintah ini dianggap berbeda dengan riset Bloomberg yang memprediksi butuh 10 tahun untuk menciptakan herd immunity di Indonesia karena jumlah penduduk yang besar. Luhut mengatakan Indonesia kini memiliki kesiapan vaksin yang tinggal masalah penjadwalannya saja.

"Sekarang sudah ratusan ribu [yang diivaksin]. Harapannya Maret bisa 500.000 orang per hari divaksin. Angka ini dipelihara dan dekat 700.000 per hari," ujarnya.

"Tim percaya diri Juli 70 juta orang divaksin. Jadi kalau 72 juta kita dapat, herd immunity di sana. Ekonomi akan berjalan."

Sebelumnya, Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional/Kepala Bappenas Suharso Monoarfa mengatakan dalam program vaksinasi Covid-19, herd immunity di Indonesia akan tercapai pada Maret 2022.

"Dalam rangka herd immunity dan bila tidak ada aral melintang, selama 15 bulan ke depan, Indonesia akan mencapai herd immunity di Maret 2022," jelas Suharso dalam siaran resminya.

 

(Nikolaus Tolen\Editor)

Share:



Berita Terkait

Komentar