Wagub DKI Minta Warga Tak Berenang saat Terjadi Banjir

Selasa, 23/02/2021 21:20 WIB
Wagub DKI Ahmad Riza Patria (tribunnews)

Wagub DKI Ahmad Riza Patria (tribunnews)

Jakarta, law-justice.co - Aksi warga DKI yang berenang saat terjadi banjir jadi sorotan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta. Wakil Gubernur, Ahmad Riza Patria meminta warga agar tak berenang saat terjadi banjir. Hal itu berangkat dari kejadian beberapa hari lalu dimana banjir menelan korban lima orang.

"Dua hari lalu ada lima korban jiwa satu lansia, 4 anak-anak. Kami, di jajaran dikerahkan untuk memastikan jangan sampai ada lagi korban jiwa khususnya bagi anak-anak," kata Riza Patria di Jakarta, Selasa (23/2/2021).

Riza meminta kepada orang tua untuk mengajak anak-anaknya agar tak bermain air genangan banjir. Bukan hanya balita tetapi remaja yang berusia 7 sampai 12 tahun diimbau agar tak bermain seperti berenang di lokasi banjir.

"Siapa saja seluruh warga Jakarta apabila melihat anak-anak kita anggap saja sebagai anak kita sendiri, mari kita imbau untuk tak berenang ketika banjir. Mudah-mudahan ini dapat mengurangi potensi korban jiwa yang ada," ujarnya.

Kemudian, terkait banjir di Kemang, ada beberapa kendaraan yang tenggelam. Ia menduga mobil tenggelam itu milik tamu yang menginap di hotel di beberapa tempat. Namun, saat hujan tengah malam tidak tahu dan paginya sudah tenggelam mobilnya.

Riza pun meminta jajarannya untuk mensosialisasikan agar warga tak memarkir kendaraan yang berada di basement atau di depan hotel di lokasi rawan banjir.

"Untuk itu kami minta seluruh jajaran bahkan seluruh manajemen untuk segera membantu. Dan, masyarakat juga yang tahu bahwa daerah tersebut berpotensi banjir, untuk kita minta tidak ada kendaraan di situ. Mudah-mudahan untuk 1-2 hari ke depan dan seminggu ini tidak terulang kembali," katanya.

Pun, ia mengajak kepada semua seluruh warga Ibu Kota waspada banjir apabila hujan ekstrem untuk lebih hati-hati. Imbauan lainnya agar lebih teliti memastikan keselamatan jiwa, barang pribadi.

"Mudah-mudahan kerja sama yang baik selama ini bisa kita tingkatkan pada hujan esktrem 1-2 hari ke depan, dan seminggu ke depan," ujarnya.

(Gisella Putri\Editor)

Share:



Berita Terkait

Komentar