Tolak Ajakan Wakaf Uang, Postingan Sandiaga Uno Diserang Netizen

Rabu, 27/01/2021 10:48 WIB
Tolak Ajakan Wakaf Uang, Postingan Sandiaga Uno Diserang Netizen. (Pikiran Rakyat).

Tolak Ajakan Wakaf Uang, Postingan Sandiaga Uno Diserang Netizen. (Pikiran Rakyat).

Jakarta, law-justice.co - Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf), Sandiaga Salahuddin Uno memposting tentang peluncuran Gerakan Nasional Wakaf Uang (GNWU) dan Brand Ekonomi Syariah Tahun 2021 di akun media sosialnya (Facebook, Twitter).

Sialnya, postingan itu menuai celaan dari warganet.

Dalam postingannya, Sandiaga Uno mengatakan, dalam rangka menggelorakan masyarakat untuk melakukan wakaf, Presiden Joko Widodo meluncurkan Gerakan Nasional Wakaf Uang (GNWU) dan Brand Ekonomi Syariah Tahun 2021.

"Dana wakaf ini insya Allah akan dimanfaatkan untuk meningkatkan kegiatan sosial yang lebih luas, apalagi di tengah pandemi covid-19. Dana wakaf ini diharap dapat membantu meringankan beban masyarakat dan membantu mempertahankan lapangan pekerjaan mereka," tulis Sandiaga Uno, Senin (25/1/2021).

Warganet Rame-rame Menolak

Postingan Sandiaga Uno ini mendapat ribuan komentara netizen.

Hanya saja, dari ribuan komentar tersebut banyak warganet memberikan kritikannya hingga tidak lagi percaya dengan pemerintah saat ini.

"Lebih baik ke yg jelas2 amanah, bukan penipu," tulis akun Abdillah Andy.

"Kasian rakyat dimintain untuk ber wakaf terutama Ummat Islam nya, Tapi Ulama2 kami seenaknya saja ditahan dan dipersulit Keluarga nya padahal tidak korupsi uang negara. Minta lah uang nya ke pejabat2 yg korupsi krn mereka yg mengambil uang rakyat!! Apakah Allah ridho? Semoga Allah melindungi dann menolong rakyat Indonesia aamiinn," tulis akun Adelusita Nasution.

"Wakaf itu berbasis trust....orang akan memberikan uangnya hanya kepada orang/lembaga tanpa cacat bang @sandiuno, rekam jejak bersih & amanah...memberi wakaf melalu pemerintah yang kader partainya dengan santai menggarong dana bansos rakyat miskin itu menggelikan," ujar akun twitter @muhammadnursad6.

 

(Annisa\Editor)

Share:



Berita Terkait

Komentar