Pose Tak Sopan di Masjid 2 Tahun Lalu, Model Ini Baru Minta Maaf

Sabtu, 23/01/2021 00:01 WIB
Marisa Papen Tak layak di Masjid 2 Tahun Lalu, Model Ini Baru Minta Maaf Sekarang.wolipop.detik.com

Marisa Papen Tak layak di Masjid 2 Tahun Lalu, Model Ini Baru Minta Maaf Sekarang.wolipop.detik.com

law-justice.co - Artis Belgia ,Marisa Papen sempat menghebohkan publik ketika berpose di tengah Hagia Sophia, masjid Ottoman yang merupakan bekas gereja dan kini diabadikan sebagai museum. Terlebih hal itu bukan pertama kalinya dilakukan model seksi tersebut. Sebelumnya ia juga sering terlibat pemotretan kontroversial di wilayah Cappadocia, kompleks kuil Karnak Mesir, hingga Vatican.

Marisa Papen yang Dipenjara karena Pose Tak Senonoh di Masjid 
Sebelum dijatuhi hukuman penjara, Marisa tampak tidak memiliki rasa bersalah. Ia pun tidak ragu mengakui bahwa dirinya memang eksibisionis atau suka memperlihatkan organ vital atau perilaku seksual kepada orang lain. Tapi tampaknya kini Marisa telah berubah. Dalam unggahan terbaru, di blog ia mengungkap perasaan bersalahnya.

akui Marisa Papen bahwa tindakan dulu adalah bentuk dari protes. Bersama sang fotografer, ia ingin mencoba untuk menolong orang keluar dari penjara yang dibuat karena pemerintah dan agama.

"Kita semua jadi terbutakan dan dibodohi sehingga kita menerima saja. Kita tidak mempertanyakan apapun lagu. Semuanya dikontrol, dimanipulasi," tulisnya.

Dalam tulisan itu, ia meminta kesempatan untuk menjelaskan alasan dan filosofinya saat itu. "Ketika aku mengunjungi Turki di 2018, ada semangat cinta, didorong oleh mimpi kebersamaan. Pekerjaanku sering dianggap kontroversial tapi itu hanya tubuh manusia yang memihak kesetaraan dan kebebasan. Aku menciptakan gambar yang mengungkap perbedaan antara mengikuti dan kebebasan," katanya.

Mengaku berniat untuk menginspirasi, ia meminta maaf atas kejadian yang membawa masalah itu. "Niatku adalah untuk menginspirasi untuk membuat perbedaan positif, menutup celah dan mengungkap apa yang tersembunyi atau tertahan dalam bayangan lingkungan. Untuk orang-orang yang mungkin terlaku dengan pernyataan artistikku, aku minta maaf," tutup Marisa.

Meski begitu, Marisa Papen mengaku belum menyerah untuk mempromosikan filosofinya. Ke depannya tetap ingin merayakan tubuh manusia dan menyambut orang-orang yang ingin bergabung.

 

Pada tahun 2017 lalu , blogger kontroversial itu dipenjara setelah dia kedapatan berpose telanjang di kuil kuno Mesir. Dan, Juni 2018, Marisa memicu kemarahan online setelah berpose tanpa busana di tempat-tempat suci di Yerusalem.

Pada Desember 2018, Marisa kembali melakukan pemotretan yang berani di Istanbul, Turki. Ia memamerkan setengah bagian bawah tubuhnya di luar Hagia Sophia, dan kembali jadi kontroversi.

Model asal Belgia tersebut sepertinya belum kapok berurusan dengan hukum karena aksinya pose tanpa busana. Ia pun dilaporkan kembali ditahan polisi setelah melakukan hal serupa di kota Vatican. Di kota suci tersebut, Marisa melepas pakaiannya dan berfoto sambil membawa salib dekat St Peter`s Basilica.

Setelah kontroversinya, model Playboy ini mengungkapkan mengapa ia memutuskan untuk tetap melakukan pemotretan tanpa busana di tempat suci atau tempat ibadah. Dalam sebuah wawancara dengan berita Eropa Tengah, Marisa menjelaskan betapa sulitnya untuk melakukan pemotretan.

 


Meskipun pemotretan berjalan dengan lancar, Marisa dan sang fotografer Jesse mengklaim mereka diinterogasi oleh polisi atas tindakan mereka.
Namun, bukan berarti itu bisa menghentikan mereka untuk mengambil foto serupa di masa mendatang.

 

 

(Patia\Editor)

Share:



Berita Terkait

Komentar