Pramugari Cantik asal Bali, Mia Tresetyani dalam Kenangan

Sabtu, 16/01/2021 01:00 WIB
Potret Cantik Pramugari Sriwijaya Air Mia Tresetyani dalam Kenangan,tonny saragih

Potret Cantik Pramugari Sriwijaya Air Mia Tresetyani dalam Kenangan,tonny saragih

law-justice.co - Pramugari Cantik asal Bali, Mia Tresetyani Ikut Jadi Korban Jatuhnya  pesawat Sriwijaya Air SJ-182. Pesawat Sriwijaya PK-CLC sempat dikandangkan sembilan bulan dan keluar dari jalurnya saat terbang menuju Pontianak pada Sabtu siang, 9 Januari 2021.

Pramugari Mia Tresetyani Wadu ikut menjadi korban jatuhnya pesawat Sriwijaya Air SJ-182. Pramugari asal Denpasar, Bali, itu sempat menelpon ibunya sebelum pesawat celaka.
"Sekitar dua jam sebelum kejadian, Mia sempat kontak ibunya," ujar Ginsir, kakak sepupu almarhumah kepada media  , Minggu


Dalam percakapan telepon itu, pramugari berusia 23 tahun sempat bercerita penerbangannya delay gara-gara hujan deras. Sang Ibu, Ni Luh Sudarni sempat berpesan untuk berhati-hati.
Sore harinya, Sudarni dan suaminya, Zet Wadu mendapatkan kabar dari pemberitaan media bahwa pesawat yang ditumpangi putrinya los kontak dan jatuh di sekitar Kepulauan Seribu.


Pasangan suami istri itu pun sangat terpukul dengan nasib putrinya kelahiran 23 November 1998 itu. "Bapak dan ibu syok kemudian kami yang menghandel telepon," ujar Ginsir.
Mia baru sekitar 3 tahun bekerja di Sriwijaya Air. "Terakhir dia pulang ke rumah Agustus tahun lalu," imbuh Ginsir.

kata Ginsir, kakak sepupu almarhumah

Menurut Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika, kondisi cuaca kala pesawat terbang sedang hujan dan disertai petir dengan jarak pandang sejauh 2 kilometer. Meski demikian, cuaca ini dikategorikan layak terbang atau mendarat .

(Patia\Editor)

Share:



Berita Terkait

Komentar