Dipindahkan ke Tahanan Bareskrim, Habib Rizieq Sampaikan Pesan Sejuk

Kamis, 14/01/2021 20:46 WIB
Habib Rizieq dipindahkan ke Rutan Bareskrim Polri dari Rutan Polda Metro Jaya(Okezone)

Habib Rizieq dipindahkan ke Rutan Bareskrim Polri dari Rutan Polda Metro Jaya(Okezone)

Jakarta, law-justice.co - Penahanan tersangka kasus kerumunan massa Habib Rizieq Shihab telah dipindahkan ke rumah tahanan atau Rutan Bareskrim Polri dari Rutan Polda Metro Jaya. Saat tiba di Bareskrim eks Imam Besar FPI itu menyampaikan pesan yang menyejukkan hati, yakni agar menghentikann kegaduhan lalu membangun kedamaian.

"Alhamdulillah, santai saja. Setop kegaduhan, bangun kedamaian. Saya tetap komitmen revolusi akhlak dengan cara yang berakhlak. Revolusi akhlak dengan cara yang berakhlak," katanya saat tiba di Bareskrim Polri, Kamis (14/1/2021).

Sebelumnya, Direktur Tindak Pidana Umum Bareskrim Polri Brigjen Andi Rian Djajadi menyampaikan pemindahan itu dilakukan agar memudahkan tim penyidik mengurus pemberkasan kasus yang melibatkan Habib Rizieq. Selain itu, lanjut Andi, rutan Polda Metro Jaya sudah cukup padat.

"Pertimbangannya, tahanan di PMJ terlalu padat, sekaligus untuk memudahkan penyidik Bareskrim dalam pemberkasan kasusnya," ujarnya.

Seperti diketahui, kasus kerumunan di Petamburan dan Megamendung yang menjerat Habib Rizieq Shihab akan memasuki tahapan pelimpahan tahap satu. Kedua berkas kasus ini akan dilimpahkan kepada jaksa penuntut umum (JPU).

"Berkas perkara Petamburan dan Megamendung akan dilaksanakan pelimpahan ke JPU," kata Andi Rian, Rabu (13/1).

"Khusus dua kasus ini (kerumunan Petamburan dan Megamendung), penyidik koordinasi dengan JPU untuk pelaksanaan pelimpahan berkas perkara," kata Andi.

Polisi telah menetapkan Habib Rizieq sebagai tersangka penghasutan dan melawan petugas dalam kasus kerumunan acara di Petamburan, Jakarta Pusat, pada 10 Desember 2020. Habib Rizieq resmi ditahan polisi pada 12 Desember 2020.

Polisi kemudian memperpanjang masa penahanan Habib Rizieq selama 40 hari ke depan sampai 9 Februari 2021. Selain itu, penyidik Bareskrim Polri menetapkan status Habib Rizieq sebagai tersangka terkait kerumunan di Megamendung, Bogor, Jawa Barat, pada 23 Desember 2020.

(Gisella Putri\Editor)

Share:



Berita Terkait

Komentar