Keberadaannya Belum Diketahui, Boyamin: Harun Masiku Sudah Meninggal

Senin, 11/01/2021 19:55 WIB
Boyamin Saiman sebut Harun Masiku sudah meninggal dunia (Foto: Istimewa)

Boyamin Saiman sebut Harun Masiku sudah meninggal dunia (Foto: Istimewa)

Jakarta, law-justice.co - Penyidik KPK belum juga menemukan keberadaan tersangka kasus korupsi Harun Masiku hingga saat ini. Terkait hal itu, Koordinator Masyarakat Anti Korupsi Indonesia (MAKI) Boyamin Saiman mengatakan bahwa mantan kader PDIP tersebut sudah meninggal dunia.

Dalam kanal YouTube Karni Ilyas, Boyamin mengatakan informasi yang didapatnya berasal dari jaringan terbaik miliknya. Boyamin menyebut kalau sebagian jaringan informasinya adalah beberapa pensiunan intelijen.

"Jaringan saya mengatakan bahwa itu sudah meninggal tanda kutipnya gak tahu seperti apa. Jaringan terbaik saya lho ya. Ya saya jujur misalnya ada beberapa pensiunan dulu di lembaga intelijen jaringan saya. Beberapa itu mengatakan kepada saya sudah meninggal. Saya yakin karena kan juga tidak ada informasi sebaliknya kan. Kalau bicara keyakinan kan boleh, kalau saya mengatakan itu sudah meninggal kan saya salah, bisa dituntut sama keluarganya, maka saya keyakinan," kata Boyamin seperti dikutip dari kanal YouTube Karni Ilyas Club, Senin (11/1/2021).

Karni sempat bertanya pada Boyamin apa pernah melakukan konfirmasi ke pihak keluarga Harun Masiku. Namun, Boyamin mengaku tidak enak hati bertanya demikian. Apalagi dia mendengar kabar dari teman-temannya di Makassar kalau Harun Masiku jarang pulang. Pun komunikasi ke anggota keluarganya tidak intens.

"Saya denger-denger temen di Makassar ada relatif jarang pulang ke Makassar, komunikasi juga sudah tidak intens, katanya lho ya, jadi saya tidak tega bertemu keluarganya. Misalnya gak ada kabar apa itu dengan persepsi saya sudah meninggal nanti kan membuat mereka sedih, saya tidak tega," katanya.

Dalam kesempatan itu, Karni juga sempat bertanya kalau Harun Masiku meninggal, apa penyebabnya? apakah meninggal karena sakit atau dibunuh. Karni juga bertanya siapa yang membunub kalau dia meninggal dibunuh. Mendapat pertanyaan itu, Boyamin tidak mau ambil resiko menjawabnya.

"Ya kalau pengertian itu kan presentase ya, supaya saya juga aman ngomong presentasenya di nomor 2, kan umurannya dibawah saya sedikit dan dari track record gak punya sakit membahayakan saya tanya temen-temennya. Maka, rasanya dalam keadaan normal ya kalau presentase. Nah detektif swasta saya masih belum mampu untuk mengatakan siapa. Masyarakat dan Bang Karni kan bisa menduga-duga siapa, tapi kan biarlah imajinasi-imajinasi liar ini biar di otak kita masing-masing," katanya lagi.

Seperti diketahui, Harun Masiku masuk daftar buronan KPK sejak 17 Januari 2020. Hampir setahun, politikus PDIP itu buron dalam kasus dugaan suap pergantian antarwaktu atau PAW anggota DPR periode 2019-2024 yang juga menjerat komisioner KPU Wahyu Setiawan.

(Gisella Putri\Editor)

Share:



Berita Terkait

Komentar