Intip Harta Kekayaan 26 Wantimpres Prabowo, Nilainya hingga Rp9,35 T

[INTRO]

Presiden Prabowo Subianto melantik 26 anggota Dewan Pertimbangan Presiden (Wantimpres) Republik Indonesia di Istana Negara, Jakarta, Jumat (3/10). Para anggota Wantimpres tersebut berasal dari berbagai latar belakang. Menariknya, beberapa nama yang dilantik tercatat memiliki laporan harta kekayaan dalam Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN) yang tersimpan di sistem Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

 

Besaran harta kekayaan yang tercatat cukup beragam. Nilainya mulai dari sekitar Rp8,97 miliar hingga mencapai Rp9,35 triliun.

Perbedaan nilai kekayaan tersebut menjadi perhatian karena menunjukkan latar belakang ekonomi para anggota Wantimpres yang cukup beragam. LHKPN sendiri merupakan kewajiban bagi penyelenggara negara sebagai bentuk transparansi mengenai harta yang dimiliki.

Data tersebut tidak serta-merta menunjukkan adanya persoalan hukum. LHKPN pada dasarnya merupakan laporan administratif yang digunakan untuk mengetahui dan memantau harta kekayaan penyelenggara negara.

Data LHKPN tersebut berasal dari laporan terakhir masing-masing yang tercatat dalam sistem KPK. Tahun dan jabatan saat pelaporan juga berbeda-beda.

Berikut data harta kekayaan anggota Wantimpres yang tercatat dalam sistem LHKPN KPK:

1. Pratikno

Pratikno yang menjabat Ketua Wantimpres RI merangkap anggota terakhir melaporkan LHKPN pada 26 Maret 2026, saat menjabat Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan.

Harta kekayaan yang dilaporkan sebesar Rp22.749.618.374 atau sekitar Rp22,75 miliar.

2. Muhammad Hatta Rajasa

Wakil Ketua Wantimpres RI merangkap anggota ini terakhir melaporkan harta kekayaannya pada 20 Mei 2014 sebagai Calon Wakil Presiden RI periode 2014-2019.

Harta yang tercatat sebesar Rp30.234.920.585 atau sekitar Rp30,23 miliar, serta 75.092 dolar Amerika Serikat.

3. Muhammad Qodari

Muhammad Qodari yang menjabat Sekretaris Wantimpres RI merangkap anggota terakhir melaporkan LHKPN pada 31 Maret 2026 sebagai Kepala Staf Kepresidenan.

Harta kekayaannya tercatat sebesar Rp300.591.467.679 atau sekitar Rp300,59 miliar.

4. Sinta Nuriyah Wahid

Sinta Nuriyah Wahid tercatat sebagai anggota Wantimpres. Dalam data yang diberikan, tidak terdapat catatan waktu pelaporan maupun nilai harta kekayaan.

5. Muhammad Quraish Shihab

Muhammad Quraish Shihab tercatat sebagai anggota Wantimpres. Data yang diberikan tidak mencantumkan waktu pelaporan maupun nilai harta kekayaan.

6. Agum Gumelar

Agum Gumelar tercatat sebagai anggota Wantimpres. Dalam data tersebut, tidak terdapat catatan waktu pelaporan maupun nilai harta kekayaan.

7. Chairul Tanjung

Chairul Tanjung terakhir melaporkan LHKPN pada 31 Oktober 2014 saat menjabat Menteri Koordinator Bidang Perekonomian.

Harta kekayaan yang tercatat sebesar Rp7.487.982.516.300 atau sekitar Rp7,49 triliun.

8. Said Aqil Siroj

Said Aqil Siroj terakhir melaporkan harta kekayaannya pada 17 Maret 2026 sebagai anggota Dewan Pengarah Badan Pembinaan Ideologi Pancasila Republik Indonesia.

Harta yang tercatat sebesar Rp50.533.234.913 atau sekitar Rp50,53 miliar.

9. Muhammad Anwar Iskandar

Muhammad Anwar Iskandar tercatat sebagai anggota Wantimpres. Data yang diberikan tidak mencantumkan waktu pelaporan maupun nilai harta kekayaan.
https://apakabar.co.id/news/koalisi-sipil-soroti-dedi-prasetyo-jadi-kepala-bran/
10. Yahya Cholil Staquf

Yahya Cholil Staquf tercatat sebagai anggota Wantimpres. Dalam data tersebut, tidak terdapat catatan waktu pelaporan maupun nilai harta kekayaan.

11. Jusuf Wanandi

Jusuf Wanandi tercatat sebagai anggota Wantimpres. Data yang diberikan tidak mencantumkan waktu pelaporan maupun nilai harta kekayaan.

12. Budi Gunawan

Budi Gunawan terakhir melaporkan LHKPN pada 16 Januari 2025 sebagai Menteri Koordinator Bidang Politik dan Keamanan.

Harta kekayaannya tercatat sebesar Rp36.234.868.425 atau sekitar Rp36,23 miliar.

13. Bambang Soesatyo

Bambang Soesatyo terakhir melaporkan LHKPN pada 31 Maret 2026 sebagai anggota DPR RI.

Harta yang tercatat sebesar Rp212.169.365.934 atau sekitar Rp212,17 miliar.

14. Salim Segaf Aljufrie

Salim Segaf Aljufrie terakhir melaporkan harta kekayaannya pada 18 Desember 2014 sebagai Menteri Sosial.

Harta yang tercatat sebesar Rp9.652.947.274 atau sekitar Rp9,65 miliar.

15. Soekarwo

Soekarwo terakhir melaporkan LHKPN pada 19 Maret 2025 sebagai anggota Wantimpres RI.

Harta kekayaannya tercatat sebesar Rp36.134.840.662 atau sekitar Rp36,13 miliar.

16. Dato’ Sri Tahir

Dato’ Sri Tahir terakhir melaporkan harta kekayaannya pada 2 Mei 2025 sebagai anggota Wantimpres RI.

Harta yang tercatat sebesar Rp9.354.883.428.084 atau sekitar Rp9,35 triliun.

17. Rocky Gerung

Rocky Gerung tercatat sebagai anggota Wantimpres. Dalam data yang diberikan, tidak terdapat catatan waktu pelaporan maupun nilai harta kekayaan.

18. Ida Bagus Purwalaksana

Ida Bagus Purwalaksana terakhir melaporkan LHKPN pada 27 Maret 2026 sebagai Komisaris PT Agrinas Pangan Nusantara (Persero).

Harta kekayaannya tercatat sebesar Rp8.967.501.947 atau sekitar Rp8,97 miliar.

19. Philip Kuncoro Wijaya

Philip Kuncoro Wijaya tercatat sebagai anggota Wantimpres. Data yang diberikan tidak mencantumkan waktu pelaporan maupun nilai harta kekayaan.

20. Budi Santoso Tanuwibowo

Budi Santoso Tanuwibowo tercatat sebagai anggota Wantimpres. Dalam data tersebut, tidak terdapat catatan waktu pelaporan maupun nilai harta kekayaan.

21. Anwar Usman

Anwar Usman terakhir melaporkan harta kekayaannya pada 4 Maret 2026 sebagai hakim konstitusi Mahkamah Konstitusi.

Harta yang tercatat sebesar Rp37.950.787.735 atau sekitar Rp37,95 miliar.

22. Muhammad Hatta

Muhammad Hatta tercatat sebagai anggota Wantimpres. Data yang diberikan tidak mencantumkan waktu pelaporan maupun nilai harta kekayaan.

23. Jusuf Hamka

Jusuf Hamka tercatat sebagai anggota Wantimpres. Dalam data tersebut, tidak terdapat catatan waktu pelaporan maupun nilai harta kekayaan.

24. Margarito Kamis

Margarito Kamis tercatat sebagai anggota Wantimpres. Data yang diberikan tidak mencantumkan waktu pelaporan maupun nilai harta kekayaan.

25. Jacky Manuputty

Jacky Manuputty tercatat sebagai anggota Wantimpres. Dalam data tersebut, tidak terdapat catatan waktu pelaporan maupun nilai harta kekayaan.

26. Ignasius Jonan

Ignasius Jonan terakhir melaporkan LHKPN pada 25 Maret 2019 sebagai Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral.

Harta kekayaannya tercatat sebesar Rp85.311.195.966 atau sekitar Rp85,31 miliar.

Dari 26 anggota Wantimpres yang dilantik, data yang diberikan mencatat nilai harta kekayaan untuk 13 nama. Sementara 13 nama lainnya tidak memiliki data waktu pelaporan dan nilai harta kekayaan dalam daftar tersebut.

Nilai harta yang tercatat juga berasal dari periode pelaporan yang berbeda, dengan jabatan terakhir saat laporan disampaikan turut beragam. Karena itu, angka tersebut merupakan nilai berdasarkan laporan terakhir yang tercatat dalam sistem LHKPN KPK, bukan laporan pada satu periode yang sama.