Jakarta, - Pada pembukaan perdagangan hari ini, Rabu 10 Juni 2026, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) diproyeksi melemah.
Analis Teknikal MNC Sekuritas, Herditya Wicaksana memperkirakan IHSG masih rawan melanjutkan koreksi pada perdagangan hari ini.
"Cermati area 5.184-5.282 sebagai target koreksi IHSG berikutnya," ujar Herditya dalam riset hariannya.
Dengan sentimen tersebut, Herditya memproyeksikan IHSG bergerak di rentang support 5.517, 5.381 dan resistance 5.941, 6.588 hari ini.
Dia pun merekomendasikan sejumlah saham, yakni ANTM, BRMS, MBMA, dan DAAZ.
Sementara itu, Analis Binaartha Sekuritas Ivan Rosanova memperkirakan indeks saham berpeluang melanjutkan rebound setelah menunjukkan penguatan usai mendekati target proyeksi Fibonacci di level 5.314.
"Jika mampu menembus resistance 5.964, IHSG berpotensi melanjutkan penguatan dengan target di kisaran 6.143-6.264," ujar Ivan.
Dia pun memprediksi IHSG bergerak di level support 5.314, 5.052, dan 4.858 dan resistance 5.964, 6.264, dan 6.459 hari ini. Ivan pun merekomendasikan sejumlah saham, yakni AMRT, ANTM, BBNI, BMRI, dan JPFA.
IHSG ditutup di level 5.745 pada Selasa (9/6) sore. Indeks saham menguat 404 poin atau naik 7,57 persen dari perdagangan sebelumnya.
Mengutip RTI Infokom, investor melakukan transaksi sebesar Rp28 triliun dengan jumlah saham yang diperdagangkan sebanyak 45,11 miliar saham.
Pada penutupan kemarin (9/6) sebantak 678 saham menguat, 89 terkoreksi, dan 48 lainnya stagnan.