Prabowo Desak Jaksa, Polri, dan TNI Tak Jadi Beking

Jakarta, - Presiden Prabowo Subianto meminta aparat penegak hukum dan Tentara Nasional Indonesia (TNI) berbenah serta mengoreksi institusinya masing-masing. Menurut dia, aparat harus menghapus praktik penyalahgunaan wewenang dan korupsi dari tubuh institusi mereka.

“Kejaksaan, kepolisian, tentara, harus koreksi diri, harus menghilangkan penyelewengan dan korupsi dari tubuh masing-masing,” ujar Prabowo dalam peresmian Museum Ibu Marsinah dan Rumah Singgah di Nganjuk, Jawa Timur, Sabtu, 16 Mei 2026, mengutip Tempo.

Prabowo menegaskan aparat tidak boleh menjadi pelindung tidak boleh menjadi pelindung atau backing berbagai tindak pidana, termasuk perjudian, penyelundupan barang ilegal, maupun penyalahgunaan narkotika, psikotropika, dan zat adiktif lainnya atau narkoba. Menurut dia, aparat harus menjaga marwah lembaga penegak hukum di Indonesia.

Selain itu, Prabowo juga menyinggung kenaikan gaji hakim yang mencapai 300 persen. Ia mengatakan kenaikan tersebut membuat gaji hakim di Indonesia lebih besar dibandingkan hakim di negara tetangga seperti Malaysia dan Singapura.

Prabowo menilai Indonesia harus memiliki hakim yang bersih dan jujur karena pengadilan menjadi tempat terakhir masyarakat mencari keadilan. Karena itu, selain meningkatkan kesejahteraan hakim, pemerintah juga harus terus menjalankan reformasi lembaga peradilan. “Tapi kita terus harus memperbaiki, terus memperbaiki para hakim kita,” kata dia.