Ada Aksi Timbun Emas Lagi

[INTRO]

Dalam laporan resminya, Bank Sentral Brasil juga menyoroti adanya peningkatan alokasi pada aset emas. Langkah ini dinilai sebagai upaya untuk memperkuat cadangan devisa di tengah ketidakpastian global, sekaligus memanfaatkan emas sebagai instrumen lindung nilai (safe haven).

Diversifikasi ini menunjukkan arah kebijakan yang lebih hati-hati, dengan mengurangi ketergantungan pada aset tertentu dan memperluas komposisi cadangan agar lebih seimbang serta tahan terhadap gejolak pasar internasional.

 
Pengembalian atas total cadangan Brasil meningkat 9,18% tahun lalu, dengan kepemilikan mencapai US$ 358,23 miliar per 31 Desember 2025.


Emas Terus Mengalir Deras ke Brankas Bank Sentral
Para pembuat kebijakan bank sentral negara Amerika Latin tersebut mengaitkan peningkatan cadangan aset dengan kinerja investasi yang lebih kuat, yang didorong terutama oleh pendapatan bunga dan, pada tingkat yang lebih rendah, oleh pergerakan mata uang.

"Sepanjang tahun 2025, terjadi pergerakan signifikan pada bagian jangka pendek kurva imbal hasil obligasi pemerintah AS - pada jatuh tempo yang paling relevan untuk cadangan internasional dengan penurunan imbal hasil. Hal ini menghasilkan keuntungan mark-to-market pada komponen bunga, meningkatkan pengembalian di luar carry," tulis Bank Sentral Brasil dalam laporannya.

"Dalam hal nilai tukar, depresiasi dolar AS terhadap mata uang cadangan lainnya juga memberikan kontribusi positif terhadap pengembalian secara keseluruhan," bebernya.

Baca Juga:
Ada Aksi Timbun Emas Lagi
Diketahui, Brasil menjadi salah satu di antara negara-negara yang terus melakukan pembelian emas dalam jumlah besar di antaranya Finlandia, Turki, dan China sejak 2025, meskipun harga emas masih tinggi.