Jakarta, - Sebagaimana diketahui, selama menjabat sebagai Ketua Umum Kamar Dagang dan Industri (KADIN) Indonesia periode 2021-2025, sosok Arsjad Rasjid telah menorehkan berbagai pencapaian penting.
Kepemimpinannya didorong oleh semangat inklusif dan kolaboratif yang berfokus pada penguatan peran Kadin untuk mendukung program pemerintah dan memajukan sektor-sektor strategis demi kemajuan ekonomi Indonesia, baik di tingkat nasional maupun global.
Setelah terpilih dalam Musyawarah Nasional (Munas) Kadin Indonesia pada 1 Juli 2021, Arsjad Rasjid mengungkapkan visinya untuk membawa Kadin menjadi lebih inklusif dan strategis.
"Kami ingin memastikan bahwa seluruh sektor usaha, terutama UMKM, dapat berkembang dengan dukungan dari teknologi dan kebijakan yang tepat," ujar Arsjad, dikutip dari siaran tertulis, Jumat (21/2).
Di bawah kepemimpinannya, Kadin aktif berkolaborasi dengan pemerintah dan sektor swasta untuk menciptakan kebijakan ekonomi yang mendukung pemulihan dan pertumbuhan ekonomi.
Pada masa pandemi Covid-19, Arsjad Rasjid memimpin berbagai program inisiatif seperti vaksinasi massal dan pengadaan fasilitas kesehatan semipermanen pertama di Indonesia.
Dia percaya bahwa dalam situasi darurat seperti pandemi ini, kolaborasi antara sektor publik dan swasta sangat penting untuk mempercepat pemulihan dan memastikan keselamatan masyarakat.
Arsjad juga meluncurkan Kadin Net Zero Hub untuk mendukung perusahaan Indonesia dalam transisi menuju ekonomi hijau. Pada 2022, Arsjad Rasjid terus memperkuat komitmen Kadin dalam pelestarian lingkungan dan meningkatkan reputasi Indonesia di kancah internasional.
Dia menyatakan, "Green Fund Digital Philanthropy menjadi salah satu cara kami untuk mendukung pelestarian lingkungan, sementara melalui kemitraan dengan UMKM, kami membantu mereka untuk naik kelas dan meningkatkan daya saing."
Arsjad juga memimpin inisiatif Business 20 (B20), yang memperkuat kerjasama ekonomi Indonesia dengan pelaku usaha global. Pada 2023, Arsjad berfokus pada percepatan transformasi digital Kadin Indonesia.
"Kadin Cipta adalah langkah strategis kami untuk menghubungkan seluruh pemangku kepentingan melalui platform berbasis data, yang akan memperkuat sinergi di tingkat pusat hingga daerah," ujarnya.
Selain itu, dia dipercaya menjadi Ketua Dewan Penasihat Bisnis ASEAN (ASEAN BAC) dan memimpin penyusunan ASEAN Business Roadmap yang akan membawa Indonesia semakin kuat di tingkat regional.
Di 2024, Arsjad Rasjid terus memperkokoh peran Kadin sebagai mediator dalam penyelesaian sengketa bisnis dan berfokus pada penyusunan White Paper Arah Pembangunan Ekonomi 2024-2029.
"Kami ingin memastikan bahwa kebijakan ekonomi yang diterapkan bisa menjawab tantangan masa depan dan mendukung pembangunan berkelanjutan di Indonesia," kata Arsjad.
Dia juga memperkenalkan WikiExport dan Kadinpedia AI, dua platform berbasis digital yang membantu UMKM terhubung dengan pasar global dan memberikan data penting bagi pengambilan kebijakan di tingkat nasional.
Sepanjang masa jabatannya, Arsjad Rasjid berhasil membuktikan bahwa kolaborasi antara sektor pemerintah, swasta, dan masyarakat adalah kunci dalam memajukan ekonomi Indonesia.