"Enggak lah, enggak spesifik. Itu umum saja apa yang beliau sampaikan, mungkin ya, untuk cek Pak Luhut," jelas Ari di Istana Kepresidenan, Jakarta, Senin 29 Januari 2024.
Ari Dwipayana lantas menyinggung sikap Presiden Joko Widodo (Jokowi) nantinya akan menghargai jika ada menteri yang mundur.
"Tapi intinya bahwa presiden kan, kalau mundur suatu hak politik yang dihargai. Kurang lebih posisi politik presiden kan begitu ya," ungkap Ari dikutip dari CNN Indonesia.
Sebelumnya Luhut mengungkap ada menteri yang sudah ditawari mundur tapi tidak kunjung hengkang dari jabatannya. Namun, Luhut tak merinci nama satu menteri tersebut.
Ini ia katakan ketika merespons kabar Menkeu Sri Mulyani hingga Menteri PUPR Basuki Hadimuljono akan mundur dari kabinet.
"Silakan saja mundur. Sudah ditawari mundur enggak mundur-mundur," jelas Luhut di Kemenko Marves, Jakarta Pusat, Jumat 26 Januari 2024.
Saat ditanya siapa menteri yang dimaksud, Luhut enggan menjawabnya. Namun saat dikerucutkan pada Menkeu Sri Mulyani, Luhut membantah. Menurutnya, Sri Mulyani masih baik-baik saja dalam bertugas.***