FDA Minta Vaksinasi Covid-19 Diusulkan Setiap Tahun

Jakarta, law-justice.co - Badan Pengawas Obat dan Makanan (FDA) mengusulkan agar setiap warga Amerika Serikat mendapatkan suntikan vaksin COVID-19 setahun sekali. Penyuntikan rutin ditujukan untuk melindungi diri dari mutasi virus corona.

Jika kebijakan diberlakukan maka warga AS tidak lagi harus melacak jumlah suntikan yang telah mereka terima atau mengira-ngira waktu untuk menerima suntikan lagi setelah booster terakhir mereka. FDA menilai kebijakan tersebut sebagai solusi lebih sederhana untuk vaksinasi di AS.

Baca juga : Kata Ahli soal AstraZeneca Akui Ada Efek Samping Langka pada Vaksinnya

Selain alasan tersebut, usulan FDA juga diberikan lantaran rendahnya booster. Saat ini, 80 persen populasi AS telah menerima setidaknya satu dosis vaksin. Namun hanya 16 persen dari mereka yang telah memenuhi syarat untuk menerima booster yang disahkan pada Agustus 2022 lalu.

“Dalam dokumen yang diunggah secara daring, para ilmuwan FDA mengatakan banyak orang Amerika sekarang memiliki ‘kekebalan yang sudah ada sebelumnya’ terhadap virus corona karena vaksinasi, infeksi, atau kombinasi keduanya,” lapor Associated Press mengutip dari pernyataan resmi FDA.

Baca juga : Kemenkes Pastikan Vaksin Covid Masih Gratis, Berbayar Tahun Depan

“Garis dasar perlindungan itu harus cukup untuk beralih ke penguat tahunan melawan jenis terbaru yang beredar dan menjadikan vaksinasi COVID-19 lebih seperti suntikan flu tahunan,” tambah FDA dalam pernyataan tersebut.

FDA dijadwalkan akan meminta panel ahli vaksin untuk mempertimbangkan usulan ini pada Kamis (25/11) mendatang. FDA juga akan meminta panel ahli vaksin untuk memilih jenis vaksin primer yang akan digunakan tiap tahunnya.

Baca juga : Rekomendasi Vaksin Direvisi WHO: Dewasa Tak Berisiko Tak Perlu Booster