Pasien Corona Wisma Atlet ini Nekad ingin Bunuh Diri, ini Sebabnya

Jakarta, law-justice.co - Dua prajurit dari TNI Batalyon Komando 461 Pasukan Khas (Paskhas) berhasil menggagalkan percobaan bunuh diri yang dilakukan seorang pasien COVID-19 berinisial EK dari lantai 20 tower 9 Wisma Atlet Pademangan pada Selasa (23/2/2021).

EK merupakan seorang TKW berusia 50 tahun. Alasan EK ingin bunuh diri lantaran depresi karena merasa rindu ingin bertemu dengan keluarga dan anaknya.

Baca juga : Respons Kapolri Soal Motif Bunuh Diri Brigadir RA di Mampang


Kejadian itu terjadi sekitar pukul 11.55 WIB. Awalnya, prajurit Batalyon Komando 461 Paskhas Praka David Anjar mendapat laporan bahwa ada percobaan bunuh diri yang dilakukan EK. Setelah itu, ia langsung lokasi percobaan bunuh diri EK.


Setelah sampai di lokasi, Praka David menemukan Serda Dadang dari Detasemen Matra I Paskhas nampak kelelahan memegang tangan kiri EK yang sudah berada di luar jendela untuk menjatuhkan diri. Kejadian itu cukup dramatis karena EK bergelantungan di tangan Serda Dadang.

Baca juga : Ada Penumpang Turun, Ini 13 Momen Penting CCTV Kematian Brigadir RA

Praka David kemudian langsung memegang tangan kanan EK untuk menariknya ke dalam jendela kamar. Namun, EK tetap bersikeras ingin mencoba bunuh diri.

Praka David dan Serda Dadang mencoba membujuk EK selama 10 menit dan berhasil menggagalkan aksi tersebut. Selanjutnya, EK dibawa oleh Tenaga Kesehatan untuk mendapatkan perawatan karena kondisinya sangat lemah.

Baca juga : Resmi, Polisi Tutup Kasus Bunuh Diri Brigadir RA di Mampang Jaksel


Aksi heroik dua prajurit Batalyon Komando 461 Pasukan Paskhas itu diapresiasi pasien Wisma Atlet lainnya karena dianggap sigap dan memiliki jiwa kepedulian yang kuat.
"Sekali lagi kami sangat bangga memiliki petugas-petugas yang sigap dan memiliki jiwa kepedulian yang kuat antar sesama” kata salah satu penghuni Wisma Atlet.